Jumat, 16 Januari 2015

CIAMIS, JAWA TENGAH Jembatan Cibaruyan Bisa Dilewati Tronton

JALUR selatan Jawa Barat yang sempat terhadang, di kawasan Kampung Sukamulya, Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, dipastikan lancar kembali mulai Selasa (23/12). Pasalnya, pengerjaan Jembatan Cibaruyan yang ambrol dihantam derasnya air sungai pada saat arus mudik Lebaran 2014 sudah kelar.

“Seluruh jenis kendaraan bisa lewat, dari mobil kecil, bus, hingga tronton. Dengan selesainya perbaikan jembatan, tidak ada lagi kendaraan dari Bandung ke Jawa Tengah atau sebaliknya, yang diarahkan masuk ke Kota Tasikmalaya,“ papar Kepala Tata Usaha, Dinas Bina Marga Jawa Barat, Asep Ahmad, kemarin.

Jembatan Cibaruyan menghubungkan wilayah Tasikmalaya dengan Ciamis. Pekerjaan perbaikan dilakukan PT Saneca Indonesia, yang wajib menyelesaikan kontrak pada 31 Desember.

“Sampai akhir Desember, kontraktor tetap akan melakukan penguatan fondasi jembatan yang ambrol dihantam arus sungai beberapa waktu lalu,“ tambah Asep.

Di Surakarta, Jawa Tengah, Kementerian Perhubungan akan merealisasikan pembangunan jembatan penghubung Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Balapan, tahun depan. Jembatan sepanjang 405 meter dengan lebar 6 meter itu akan menjadi proyek percontohan interkoneksi antarmoda bagi daerah lain di Indonesia.

“Calon penumpang akan menjadi lebih mudah untuk pindah moda transportasi. Mereka cukup berjalan kaki,“ kata Plt Dirjen Perhubungan Darat, Sugihardjo, kemarin.

Jembatan penghubung itu akan didesain senyaman mungkin, bahkan direncanakan akan dilengkapi dengan pendingin ruangan.
“Berapa anggarannya nanti akan diperinci lagi, yang pasti akan dilakukan melalui proses lelang,“ katanya.

Terminal Tirtonadi yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian proses renovasi merupakan terminal percontohan di Jawa Tengah. Fasilitas di terminal yang tidak pernah sepi itu tidak ubahnya seperti bandara.

Dari Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Pemkab menggulirkan dana sebesar Rp108 miliar untuk meningkatkan infrastruktur jalan.
“Kami melakukannya secara berkesinambungan, sehingga bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat,“ ungkap Anggiat Rajagukguk, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tapanuli Utara. (AD/FR/JH/ N-3) Media Indonesia, 19/12/2014 halaman 11