Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pariwisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2020

Budaya Jadi Sisi Unik Destinasi Wisata

SIDANG ke-99 dewan eksekutif organisasi tertinggi dunia di bidang pariwisata (UNWTO) sepakat menegaskan budaya dan pariwisata merupakan dua bidang yang bersinergi.Keduanya sama-sama berperan dalam meningkatkan daya saing global destinasi wisata suatu negara.

“Keduanya seperti sebuah koin dengan dua sisi berbeda. Anggota UNWTO sepakat mendorong keduanya agar lebih ditingkatkan dengan memaksimalkan peran pemerintah dan sektor industri bidang pariwisata,“ papar Sekjen UNWTO Taleb Rifai kepada pers seusai penutupan Sidang Ke-99 Dewan Eksekutif UNWTO, di Samarkand, Uzbekistan, Jumat (3/10) petang.Taleb turut didampingi Ketua Sidang ke-99 Dewan Eksekutif UNWTO Sapta Nirwandar.

Menurut Taleb, budaya suatu negara bakal memberikan sesuatu yang unik pada sektor pariwisata. Budaya tidak hanya menjadi magnet untuk menarik wisatawan, tapi juga memberikan sisi lain tentang asal-muasal suatu negara dan kehidupan masyarakatnya.

“Tinggal bagaimana para anggota UNWTO ini mengemas produk budaya dan wisata itu menjadi sesuatu yang berbeda dari negara lainnya,“ tutur Taleb seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Sidik Pramono dari Samarkand, Uzbekistan.

Sapta Nirwandar menjelaskan agar para anggota UNWTO mampu mengembangkan warisan budaya dan pariwisata menjadi sesuatu daya tarik bagi wisatawan. Itu antara lain bisa dilakukan melalui penerapan teknologi modern dan informasi yang jelas terkait dengan destinasi pariwisata itu sendiri.
“Ini tak lepas dari masalah yang masih dihadapi negara-negara anggota UNWTO yakni bagaimana mengembangkan serta memanfaatkan budaya jadi daya tarik bagi wisatawan,“ ungkap Sapta yang juga Wakil Menteri Pari wisata dan Ekonomi Kreatif RI tersebut.

Salah satu delegasi Indonesia, yakni Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Noviendi Makalam, menambahkan sikap UNWTO tersebut menegaskan pariwisata tidak merusak budaya ataupun mengomersialisasikan budaya suatu negara.

`'Sebaliknya, konten budaya itu mementingkan autentikasi suatu bangsa. Dapat dibayangkan jika suatu negara tidak punya produk budaya berbeda dengan negara lain. Budaya memberikan warna sendiri pada destinasi pariwisata suatu negara.'' (H-3) Media Indonesia, 6/10/2014, hal : 14

Kamis, 20 Februari 2014

Jawa Tengah : Sektor Pariwisata Merugi

DAMPAK abu vulkanis Kelud telah melumpuhkan sejumlah industri di Jawa Tengah.

Sektor pariwisata cukup terpukul dengan erupsi Gunung Kelud. Kawasan wisata Pikatan Water Park di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, merugi Rp20 juta setelah dua hari tutup akibat hujan abu vulkanis.Kepala Unit Pikatan Water Park Deni Firmansyah mengatakan selama dua hari tutup dan baru dibuka pada Minggu (16/2), tidak ada pemasukan uang.

Minggu, 07 Juli 2013

Purwakarta Terus Tingkatkan Potensi Pariwisata

Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terus meningkatkan potensi wisata mereka. Selain terus membangun infrastuktur penunjang pariwisata, perbaikan tata kota terus dilakukan. Menurut Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Purwakarta memiliki modal yang cukup menjadi kawasan pariwisata.
“Sekitar 17 persen kawasan kota itu hutan dan 10 persen air. Selain itu kawasan hijaunya masih tertata dengan baik. Artinya ini sangat ideal untuk sebuah kota kecil. Kami punya ptensi (wisata) itu, tinggal bagaimana memaksimalkannya,” ujar Bupati Purwakarta saat ditemui di rumah dinasnya Jum’at, 5 Juli2013.

Saat ini Bapak Dedi Mulyadi mengungkapkan, Purwakarta focus membangun infrastruktur, meningkatkan kebersihan kota, serta memperbaiki tata kota.
“Akses, lalu penampilan bangunan dan pelayanannya juga kami tata perlahan. Tidak lupa kondisi alam juga kami rawat,” ujarnya.

Untuk menarik wisatawan local dan mancanegara, Dedi mengatakan Purwakarta telah rutin menggelar pameran kuliner yang disertai pergelaran seni. Setiap akhir pekan, pengunjung bisa menikmati aneka ragam makanan khas Nusantara di sepanjang jalan menuju kawasan Gedung Kembar.